Program Perawat ke Jerman - Deutsch Academia Jakarta

Peluang Kerja Perawat Profesional di Jerman Jalur Annerkenung/ Penyetaraan Profesi khusus D3/D4/S1 Keperawatan dan Ners.

Anda akan disambut dengan tangan terbuka! Jerman memang membutuhkan tenaga kerja di bidang keperawatan yang berkualifikasi. Gelar profesional yang Anda raih dari Indonesia(S.Kep, Nurse, AMd.Kep) dapat setarakan di Jerman dengan ketentuan persyaratan yang berlaku untuk profesi tersebut. Anda memerlukan pengujian agar dapat menjalankan profesi tersebut. Pengakuan kualifikasi ini akan meningkatkan peluang Anda di pasar tenaga kerja di Jerman. Permohonan untuk prosedur ini sudah dapat Anda ajukan sebelum keberangkatan Anda ke Jerman.

Kenapa kualifikasi profesi dari Indonesia perlu ditinjau?

Sehubungan dengan persyaratan profesi di Jerman, maka penyetaraan gelar profesional yang Anda dapatkan dari Indonesia penting untuk dilakukan jika Anda ingin menekuni profesi sebagai perawat di Jerman.

“Tanpa izin resmi dan tanpa pengakuan atas kualifikasi profesi perawat, Anda tidak dapat menjalankan profesi perawat atau menggunakan gelar profesi tersebut.”

Latar Belakang Masalah

Kebutuhan tenaga kesehatan, khususnya perawat, yang tinggi menjadikan pemerintah Indonesia memutuskan untuk memulai pendidikan tinggi bagi tenaga perawat pada 1985. Minat masyarakat untuk terjun dan menekuni profesi ini amat besar karena kultur dan latar belakang budaya Indonesia yang menempatkan profesi ini dihormati dan menyediakan jenjang karir yang baik.  Pemerintah pun membuka peluang yang besar dengan memperkerjakan alumni sekolah tinggi keperawatan menjadi aparat (pegawai) pemerintah, dimana menjadi pegawai pemerintah merupakan posisi yang amat diinginkan (diidamkan) masyarakat Indonesia umumnya. Biaya pendidikan untuk pendidikan perawat juga tergolong amat terjangkau bagi sebagian masyarakat yang umumnya berpendapatan rendah. Sebagai ilustrasi, biaya pendidikan perawat di luar biaya hidup dan tempat tinggal, pada 2019-2020, biaya yang dibebankan sekitar US$ 800 per tahun; atau US$ 2400 untuk tiga tahun dan US$ 3.200 untuk empat tahun.

Melihat jumlah tenaga perawat yang tersedia amat kurang, pada tahun 1996, pemerintah memberi kemudahan bagi pendirian jurusan maupun perguruan tinggi keperawatan, hingga mencapai dari 240 lembaga untuk jenjang pendidikan diploma dan sarjana. Di luar itu, Indonesia mengenal pendidikan kejuruan setingkat sekolah menengah atas khusus perawat yang jumlahnya juga cukup besar. Akibatnya, lulusan tenaga perawat amat melimpah, sementara pasar kerja tidak siap untuk menyerapnya.

Benar bahwa kebutuhan perawat untuk dalam negeri Indonesia masih tinggi untuk melayani seluruh masyarakat, tetapi kemampuan negara untuk mengangkat perawat sebagai pegawai negara, sementara rumah-rumah sakit swasta pun tidak memiliki anggaran yang cukup untuk menerima perawat, dan faktor lain (misalnya kecilnya gaji) membuat  banyak perawat tidak dapat dan bersedia bekerja sesuai dengan bidang telah digelutinya. Berdasarkan data “Rencana Pengembangan Tenaga Kesehatan Tahun 2011-2025”, Kementerian Kesehatan Indonesia memperkirakan pada 2017 telah terjadi kelebihan jumlah lulusan keperawatan berpendidikan tinggi sebanyak 57.612 orang sehingga tidak terserap oleh lapangan pekerjaan yang ada di Indonesia. Di pihak lain, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia memperkirakan lulusan perawat sekitar 43.000 orang.Dari jumlah itu, yang terserap dan mendapat kerja hanya 15 ribu atau rata-rata tiap tahun menganggur 28 ribu. Sementara data untuk untuk lulusan sekolah perawat tingkat sekolah menengah tidak diketahui secara pasti, namun dapat dipastikan jumlahnya amat besar.

Situasi itu membuat banyak tenaga perawat yang tidak dapat bekerja di dalam negeri menginginkan bekerja di luar negeri. Persoalannya, kemampuan berbahasa asing (bahasa Inggris misalnya) tidak diberikan secara intensif karena tenaga perawat memang tidak untuk ditujukan untuk bekerja ke luar negeri, selain faktor politik bahasa yang diberlakukan Indonesia yang menempatkan bahasa Indonesia sebagai bahasa utama bagi pendidikan di semua jenjang. Untuk menambah keterampilan dan kompetensi bahasa asing, diperlukan biaya cukup besar dan waktu yang lama.

Jerman membutuhkan banyak perawat  untuk mengisi kekurangan perawat di rumah sakit, rumah jompo, maupun fasilitas kesehatan lainnya. Persyaratan yang amat berat untuk dipenuhi perawat asal Indonesia untuk dapat mengisi posisi sebagai tenaga perawat di Jerman adalah faktor penguasaan dengan level yang dipersyaratkan. Kemampuan berbahasa tersebut merupakan syarat untuk mengikuti pelatihan dan penyesuaian keahlian dengan standar tinggi perawat di Jerman.

Pemberian ketrampilan berbahasa Jerman hingga level yang dipersyaratkan bagi para perawat Indonesia agar dapat bekerja di Jerman menjadi solusi yang dapat ditempuh. Persoalannya, para perawat dari Indonesia tidak memiliki kemampuan finansial untuk menambah ketrampilan berbahasa dengan waktu paling singkat 8-12 bulan, mengingat bahasa Jerman adalah bahasa asing yang sama sekali baru bagi orang Indonesia pada umumnya. Mengandalkan pada peningkatan kompetensi, besarnya gaji, serta jenjang karir yang bagus di Jerman tidak membuat orang tergerak untuk belajar bahasa Jerman karena memang masalah pembiayaan ini masalah yang cukup berat karena bukan lagi pada tanggung orang tua/keluarga lagi. Mekanisme yang dapat dapat ditempuh adalah bantuan pembiayaan bagi para perawat untuk trampil berbahasa Jerman.

Deutsch-Academia (DA) adalah merupakan lembaga kursus bahasa untuk memfasilitasi dan mempersiapkan peserta untuk trampil dan mampu berbahasa Jerman  dan pembekalan aspek lain yang berhubungan dengan kebutuhan seseorang yang akan studi maupun bekerja di Jerman. Selain kemampuan berbahasa, soft skill  yang diberikan pembentukan kepribadian dan mental yang kuat, siap beradaptasi dengan kebiasaan, perilaku, serta budaya kerja di Jerman yang mengedepankan etos kerja dan profesionalitas.

Mengapa Menjadi Perawat di Jerman?

  1. Bekerja di Jerman Tanpa Ausbildung: Langsung bekerja sebagai Asisten Perawat (selama proses penyetaraan profesi) selama sekitar 6 bulan sampai dengan 1,5 tahun dengan gaji 1975 euro – 2100 euro per bulan.
  2. Jenjang Karir Jelas dan Gaji Maksimal: Jenjang karir yang jelas (disetarakan dengan warga Jerman) dan dapat bekerja di Jerman sampai pensiun. Setelah penyetaraan profesi diakui 100%, Anda bekerja sebagai perawat profesional dengan gaji mulai dari 2500 euro dan akan terus meningkat ke 3000 euro.
  3. Hak Cuti Tahunan & Penyatuan Keluarga: Hak cuti libur 3 minggu berturut-turut per tahun dan bantuan untuk penyatuan kembali keluarga (jika pelamar sudah menikah dan ingin membawa keluar inti ke Jerman).

Persyaratan Umum:

Pada saat mendaftar program di Deutsch Academia.

  1. Mengisi formulir pendaftaran.
  2. Foto copy KTP dan KK.
  3. Berijasah D3, D4, atau S1 Jurusan Keperawatan.
  4. Menyerahkan copy ijasah dan transkrip nilai.
  5. Membuat CV dengan format standar Eropa (dalam bahasa Indonesia).
  6. Bagi yang pernah bekerja dan mempunyai pengalaman kerja, mohon dilampirkan surat keterangan dari lembaga/instansi yang terkait.
  7. Menandatangani Surat Pernyataan Kesediaan mengikuti program.
  8. Mengajukan motivation letter yang berisi tentang alasan untuk mengikuti program ini (contoh terlampir).

Persyaratan Dokumen Aplikasi

Dipenuhi pada saat proses aplikasi lamaran ke Rumah Sakit di Jerman.

  1. Sertifikat Bahasa Jerman Level B2 yang dikeluarkan oleh Goethe Institut.
  2. Daftar riwayat hidup terbaru menggunakan format standar Eropa dan ditulis dalam bahasa Jerman dengan perincian yang tepat tentang sekolah dan karier profesional.
  3. Ijazah (Terjemahan Tersumpah).
  4. Transkrip nilai (Terjemahan Tersumpah).
  5. Konversi kredit poin (SKS) pada transkrip nilai menjadi Jam yang dikeluarkan oleh Universitas (Terjemahan Tersumpah).
  6. Bukti pengalaman profesional / referensi pekerjaan – sertifikat pelatihan lanjutan – terjemahan dan salinan bersertifikat
  7. Akte kelahiran (Terjemahan dan salinan bersertifikat dan legalisir Kemenkumham).
    Paspor.
  8. Surat Keterangan Sehat dari RSUD (bebas TBC dan HIV/AIDS).

Tahapan dan Proses Mendaftar

Anda tidak dapat begitu saja mendaftar tanpa persiapan yang matang. Anda harus melewati serangkain proses agar diterima Perusahaan di Jerman. Secara garis besar, proses merupakan inti daripada hasil. Tanpa ada proses, tentu kita tidak akan mendapatkan hasil apa pun. Maka dari itu, peran proses dalam hal ini ternyata jauh lebih penting. Meski pada akhirnya hasil akhirlah yang kita dapatkan, peran proses sangat berpengaruh dalam hal ini.

Berikut rangkaian proses dan tahapan yang harus Anda lalui untuk bisa mendaftar:

  1. Secara umum, peminat belum bisa berbahasa Jerman. Oleh karena itu, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mulai dengan Belajar Bahasa Jerman melalui lembaga Kursus Bahasa Jerman. Persyaratan bahasa Jerman adalah di Level B2, untuk lulus di Level ini peserta tidak bisa hanya dengan belajar secara otodidak. Anda dapat mengikuti program Kursus Bahasa Jerman bersama kami. Untuk Anda yang berasal dari luar kota, tersedia Asrama dan fasilitas lengkap. Klik di sini untuk melihat program Kursus Bahasa kami.
  2. Selama menjalani Kursus Bahasa Jerman, selain belajar bahasa, peserta juga akan mempelajari budaya, pengetahuan penting lainnya yang berhubungan dengan Jerman.
  3. Langkah selanjutnya adalah mempersiapkan dan mengurus dokumen-dokumen persyaratan mendaftar. Anda akan dibantu oleh Tim Profesional kami untuk mempersiapkan dan mengurus dokumen-dokumen persyaratan.
  4. Mengirimkan aplikasi lamaran yang telah dipersiapkan dengan lengkap. Anda akan dibantu oleh Tim Profesional kami.
  5. Proses Interview/ wawancara dengan pihak perusahaan di Jerman sampai mendapatkan Kontrak. Anda akan dibantu oleh Tim Profesional kami.
  6. Setelah mendapatkan Kontrak dengan Perusahaan di Jerman, selanjutnya adalah mengurus Visa dan Asuransi. Anda akan dibantu oleh Tim Profesional kami.
  7. Setelah Visa keluar, yang terakhir adalah pembelian Tiket Pesawat dan berangkat ke Jerman.

Penting: Dalam mendaftar dibutuhkan motivasi belajar dan berusaha yang tinggi, bagi Anda yang tidak memiliki minat dalam belajar dan berusaha kami sarankan untuk tidak coba-coba mendaftar.

Pembiayaan Kepesertaan

Dalam program Jerman, tidak tersedia sistem potong gaji seperti TKI/ TKW ke luar negeri pada umumnya. Semua biaya program ditanggung oleh peserta sendiri.

Biaya yang dikeluarkan tiap peserta berisi empat elemen/unsur, yaitu (1) kursus bahasa (termasuk fasilitas tempat tinggal) selama 8-12 bulan, (2) ujian untuk mendapat sertifikat bahasa di Goethe Institut, (3) dokumen (visa dan terjemahan tersumpah), (3) tiket pesawat Jakarta-Berlin. Biaya ini diharapkan dapat ditanggung  oleh mitra yang akan memanfaatkan secara langsung hasil program ini.

Semua kebutuhan biaya mulai dari persiapan sampai keberangkatan ke Jerman dibiayai sendiri oleh Anda. Deutsch Academia tidak dapat membantu Anda dengan pembiayaan oleh pihak di Jerman karena ini sangat sulit sekali kecuali Anda memiliki kualifikasi yang sangat Perfect dan sangat bagus sehingga pihak di Jerman sangat menginginkan Anda.

Bagi Anda yang ingin ke Jerman tetapi belum memiliki kemampuan keuangan, jangan memaksakan diri, kami sarankan untuk menabung terlebih dahulu atau dimulai dengan kursus bahasa Jerman terlebih dahulu.

Rincian biaya dapat dilihat dalam rincian berikut:

error: